Daftar Jurnal SINTA 6

Daftar Jurnal SINTA 6

Jurnal SINTA 6 adalah peringkat akreditasi jurnal ilmiah nasional terendah dalam sistem SINTA, dengan rentang skor akreditasi 30 sampai di bawah 40 dari skala evaluasi ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional).

Meski berada di posisi paling bawah, status ini tetap sah dan resmi diakui negara, sehingga bisa digunakan mahasiswa untuk memenuhi syarat publikasi tugas akhir, skripsi, atau prasyarat akademik lain. Yang perlu kamu ingat: daftar nama jurnalnya tidak statis, karena re-akreditasi berlangsung berkala sehingga cara paling aman adalah mengecek langsung melalui portal resmi, bukan mengandalkan daftar lama dari blog pihak ketiga.

Artikel ini membahas tuntas apa itu Jurnal SINTA 6, kriteria penilaiannya, cara mengecek daftar terbaru secara mandiri, contoh sebaran bidang ilmu, hingga tips menghindari jurnal abal-abal yang mengatasnamakan SINTA.

Apa Itu Jurnal SINTA 6? Memahami Posisinya di Ekosistem Akreditasi Nasional

SINTA (Science and Technology Index) adalah portal pemeringkatan jurnal dan kinerja peneliti di Indonesia. Sebelumnya berada di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, kini pengelolaannya berpindah ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), sejalan dengan pemisahan kelembagaan urusan pendidikan tinggi dari Kemendikbudristek. Akses resminya pun berubah ke domain sinta.kemdiktisaintek.go.id, menggantikan domain lama sinta.kemdikbud.go.id.

Perubahan kelembagaan ini penting diketahui mahasiswa, sebab banyak artikel lama di internet masih merujuk ke domain dan nama kementerian sebelumnya sehingga informasinya berpotensi sudah tidak relevan dengan struktur akses terbaru.

Dasar hukum akreditasi jurnal ilmiah nasional ini diatur dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah, yang membagi peringkat jurnal menjadi enam kelas: SINTA 1 hingga SINTA 6. Semakin kecil angkanya, semakin tinggi reputasi jurnal tersebut sehingga SINTA 6 menempati posisi “pintu masuk” jurnal nasional terakreditasi.

Pastikan kamu hanya mengincar jurnal SINTA aktif di Juni 2026, karena tidak semua jurnal membuka slot di bulan yang sama.

Skor Akreditasi vs Skor SINTA: Dua Hal yang Sering Tertukar

Banyak mahasiswa mengira “skor SINTA” dan “skor akreditasi” adalah hal yang sama padahal keduanya berbeda fungsi.

  • Skor akreditasi dihasilkan dari proses penilaian ARJUNA dengan skala 0–100, dan inilah yang menentukan kelas SINTA 1–6 sebuah jurnal.
  • Skor SINTA adalah metrik performa dengan skala lebih besar, bisa mencapai ratusan hingga ribuan poin, dihitung dari akumulasi sitasi penulis dan jurnal di Google Scholar maupun Scopus yang ditampilkan di profil portal.

Memahami perbedaan ini penting agar kamu tidak salah membaca data saat membandingkan dua jurnal yang levelnya sama.

Kriteria dan Rentang Skor Akreditasi SINTA 1–6

Berikut gambaran resmi pembagian peringkat berdasarkan skor evaluasi ARJUNA:

PeringkatRentang Skor AkreditasiKlasifikasiCatatan
SINTA 1 (S1)85 – 100Jurnal nasional terakreditasi tertinggiSetara reputasi internasional dalam konteks nasional
SINTA 2 (S2)70 – <85Sangat baikSering disetarakan jurnal internasional bereputasi menengah
SINTA 3 (S3)60 – <70BaikJurnal nasional terakreditasi
SINTA 4 (S4)50 – <60Cukup baikJurnal nasional terakreditasi
SINTA 5 (S5)40 – <50Memenuhi standar minimumJurnal nasional terakreditasi
SINTA 6 (S6)30 – <40Standar minimum nasionalJurnal nasional terakreditasi (entry level)

Indikator yang dinilai dalam proses akreditasi ARJUNA antara lain mencakup mutu manajemen editorial, konsistensi jadwal terbit, kualitas dan orisinalitas artikel, penggunaan DOI, tingkat sitasi, keterindeksan di pangkalan data bereputasi, serta kualitas kolaborasi antar penulis dan mitra bestari. SINTA 6 memenuhi ambang batas paling dasar dari seluruh indikator tersebut, sehingga statusnya masih jauh berbeda dengan jurnal yang sama sekali tidak terakreditasi atau jurnal predator.

Mengapa Mahasiswa Perlu Memahami Level SINTA 6?

Pertanyaan “di mana daftar jurnal SINTA 6” biasanya muncul dari kebutuhan yang lebih mendasar, yaitu mencari jurnal yang aman, legal, dan realistis untuk publikasi pertama. Beberapa skenario umum di kalangan mahasiswa:

  • Syarat kelulusan atau tugas akhir: sejumlah program studi mewajibkan publikasi minimal di jurnal nasional terakreditasi (S1–S6) sebagai syarat sidang atau wisuda.
  • Portofolio akademik awal: SINTA 6 menjadi titik masuk yang realistis bagi penulis pemula sebelum menyasar jurnal dengan peringkat lebih tinggi.
  • Menghindari jurnal predator: memahami sistem resmi membantu mahasiswa membedakan jurnal nasional yang sah dari jurnal abal-abal yang mengklaim “terindeks SINTA” tanpa bukti valid.
  • Kebutuhan dosen pembimbing: beberapa skripsi/tesis mensyaratkan co-authorship dengan dosen yang juga membutuhkan poin publikasi untuk penilaian angka kredit.

Cara Cek Daftar Jurnal SINTA 6 Terbaru Lewat Portal Resmi

Karena daftar jurnal terus diperbarui, langkah paling akurat adalah mengecek langsung, bukan menyalin daftar dari artikel lama. Berikut tahapannya:

  1. Buka portal resmi di https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/.
  2. Masuk ke menu “Sources” atau “Journals” pada navigasi utama.
  3. Gunakan filter peringkat SINTA (S1–S6) dan pilih S6.
  4. Tambahkan filter bidang ilmu/rumpun keilmuan sesuai topik risetmu agar hasil lebih relevan.
  5. Klik nama jurnal untuk melihat detail penerbit, ISSN, cakupan bidang, dan riwayat akreditasi.
  6. Untuk memastikan masa berlaku akreditasi masih aktif, lakukan validasi silang melalui portal ARJUNA di https://arjuna.kemdiktisaintek.go.id/, yang menyimpan riwayat dan tanggal kedaluwarsa SK akreditasi setiap jurnal.
Tips pencarian cepat:
Sources → Filter Peringkat: S6 → Filter Subject Area → Urutkan berdasarkan nama/penerbit

Mengapa “Daftar Statis” Jurnal SINTA 6 Berisiko Menyesatkan

Banyak artikel di internet menyajikan daftar nama jurnal SINTA 6 yang ditulis bertahun-tahun lalu. Masalahnya, status akreditasi dievaluasi ulang secara berkala, sehingga sebuah jurnal bisa naik peringkat, turun peringkat, atau bahkan kehilangan akreditasinya setelah masa berlaku SK berakhir.

Ditambah dengan migrasi kelembagaan dari Kemendikbudristek ke Kemdiktisaintek, sejumlah data dan tautan lama juga berpotensi tidak sinkron. Pendekatan paling kredibel bukanlah menghafal daftar nama, melainkan menguasai cara memfilter data secara real-time seperti dijelaskan di atas ini yang membuat informasimu tetap valid kapan pun dibaca.

Contoh Sebaran Rumpun Ilmu yang Umum Ditemukan di Level SINTA 5–6

Alih-alih menampilkan daftar nama jurnal statis yang berisiko sudah berubah status, berikut gambaran rumpun ilmu yang secara historis paling banyak terwakili di level akreditasi menengah-bawah, sebagai panduan arah pencarianmu di portal resmi:

Rumpun IlmuKarakteristik Umum
Pendidikan & KeguruanPopulasi jurnal terbanyak karena jumlah prodi dan penerbit kampus yang luas
Sosial & HumanioraTermasuk hukum, komunikasi, dan ilmu sosial terapan
Ekonomi & BisnisBanyak diterbitkan fakultas ekonomi di PTN/PTS daerah
Kesehatan MasyarakatSering menjadi sarana publikasi awal mahasiswa kesehatan
Teknik & Sains TerapanProporsinya relatif lebih kecil dibanding rumpun sosial-pendidikan

Gunakan tabel ini hanya sebagai arah penjelajahan, lalu validasi nama jurnal spesifik langsung di portal SINTA sesuai bidang risetmu.

Tips Memilih dan Memanfaatkan Jurnal SINTA 6 secara Aman

  • Cek ISSN resmi dan cocokkan dengan data yang tercantum di portal SINTA, bukan hanya di situs jurnal itu sendiri.
  • Periksa tanggal kedaluwarsa SK akreditasi di ARJUNA jurnal yang akreditasinya sudah habis tidak otomatis berstatus S6 lagi.
  • Waspadai jurnal klon: beberapa oknum membuat situs duplikat dengan nama mirip jurnal terakreditasi asli untuk menipu penulis yang ingin publikasi cepat.
  • Hindari iming-iming “terbit dalam 1 minggu” dengan biaya tinggi tanpa proses peer-review yang jelas ini ciri umum jurnal predator.
  • Sesuaikan cakupan bidang ilmu jurnal dengan topik artikelmu, karena editor cenderung menolak naskah yang di luar fokus dan ruang lingkup (focus and scope) jurnal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah SINTA 6 termasuk jurnal nasional terakreditasi? Ya. Seluruh peringkat dari SINTA 1 sampai SINTA 6 berstatus terakreditasi nasional resmi berdasarkan Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018. Perbedaannya hanya pada level kualitas dan reputasi, bukan keabsahan status.

Apakah publikasi di SINTA 6 cukup untuk syarat skripsi? Pada banyak program studi, ya namun kebijakan setiap kampus dan prodi bisa berbeda. Sebagian mewajibkan minimal SINTA 4 atau 5. Konfirmasi langsung ke pedoman akademik atau dosen pembimbingmu sebelum submit.

Apa beda SINTA dan Garuda? Garuda (Garba Rujukan Digital) adalah basis data pengindeks artikel ilmiah Indonesia, sedangkan SINTA adalah sistem pemeringkatan/akreditasi. Sebuah jurnal bisa saja terindeks di Garuda namun belum memiliki status akreditasi SINTA sama sekali dua hal yang berbeda dan sering disalahpahami.

Berapa lama status akreditasi SINTA berlaku? Masa berlaku tercantum spesifik per jurnal dalam bentuk SK akreditasi yang bisa dicek di portal ARJUNA. Karena durasinya bisa berbeda antarjurnal dan dapat diperpanjang lewat re-akreditasi, validasi langsung di portal jauh lebih akurat daripada mengandalkan asumsi umum.

Kesimpulan dan Langkah Selanjutnya

SINTA 6 bukanlah “jurnal kelas dua” yang patut diremehkan ia tetap bagian sah dari ekosistem jurnal nasional terakreditasi Indonesia, hanya berada di ambang skor minimum (30–<40). Bagi mahasiswa, level ini sering menjadi pintu masuk paling realistis untuk publikasi pertama sebelum menyasar jurnal dengan reputasi lebih tinggi.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *